Pada tanggal 22 Januari 2025, mahasiswa bidang minat sains Program Studi Magister Farmasi Stifar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pembuatan Biskuit Sehat Kelor Penambah Gizi” di Kelurahan Gemah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh 43 peserta yang terdiri dari anggota masyarakat setempat, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai manfaat gizi daun kelor serta memberikan pelatihan praktis dalam pembuatan biskuit berbahan dasar kelor yang dapat meningkatkan nilai gizi bagi masyarakat.
Tujuan dan Metode Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait pentingnya konsumsi daun kelor, yang kaya akan nutrisi, sebagai alternatif pangan sehat. Selain itu, program ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis pangan sehat melalui pembuatan biskuit kelor. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan biskuit, serta diskusi interaktif. Sebagai bagian dari penyuluhan, peserta diberikan pemahaman mengenai manfaat daun kelor yang kaya akan vitamin dan mineral, yang dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh. Video tutorial mengenai pembuatan biskuit kelor juga diputar untuk memberikan gambaran yang lebih jelas kepada peserta tentang proses pembuatan dan cara mengolah bahan tersebut menjadi produk pangan bernilai gizi tinggi.

Hasil Evaluasi dan Peningkatan Pengetahuan
Sebelum dan sesudah kegiatan, 30 peserta mengisi kuisioner yang disebarkan oleh panitia. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta. Berdasarkan data pre-test dan post-test, rata-rata pemahaman peserta meningkat dari 65,3% menjadi 87,7%. Uji statistik paired T-test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05), yang menandakan bahwa pendekatan interaktif yang diterapkan berhasil dalam mentransfer pengetahuan praktis mengenai pengolahan daun kelor menjadi produk pangan yang sehat.
Sinergi antara Akademisi, Pemerintah, dan Masyarakat
Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata dari sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Dukungan dari Lurah setempat sangat penting dalam menyukseskan acara ini, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui informasi dan pelatihan yang bermanfaat. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan potensi daun kelor untuk meningkatkan asupan gizi keluarga, sekaligus membuka peluang bisnis baru dalam bentuk produk UMKM berbasis pangan sehat.

Susunan Acara Kegiatan
Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan registrasi peserta, pembagian snack, souvenir, dan kuisioner awal. Setelah itu, acara dibuka secara resmi oleh MC, dilanjutkan dengan sambutan dari Lurah Gemah Bagus Santoso, S.STP., MM dan dosen pembimbing pengabdian Dr. Etty Sulistyowati, M.Sc. Untuk menyegarkan suasana, acara dilanjutkan dengan ice breaking “Goyang Maumere”, yang diikuti oleh penyampaian materi mengenai manfaat gizi daun kelor dan pembuatan biskuit kelor. Peserta pun diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya pada sesi tanya jawab yang diadakan.
Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dan pertanyaan terkait “Goyang Maumere” mendapatkan door prize. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata kepada Lurah dan dosen pembimbing serta sesi foto bersama.

Penutupan
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memberikan dampak positif baik dari sisi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gizi sehat maupun potensi pengembangan usaha UMKM lokal. Diharapkan, program ini dapat terus berlanjut dan bermanfaat bagi masyarakat luas, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya konsumsi pangan bergizi dan memanfaatkan potensi lokal yang ada di sekitar mereka.
