
Menjelajahi Masa Depan Terapi Regeneratif: Mahasiswa Magister STIFAR Semarang Kunjungi SCCR Indonesia
SEMARANG – Dalam upaya memperdalam pemahaman mengenai teknologi biomedis mutakhir, sebanyak 12 Mahasiswa Magister dan 8 Dosen Pembimbing dari Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFAR) Semarang melakukan kunjungan ilmiah ke laboratorium Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia pada Selasa, 20 Januari 2026.
Kunjungan ini bertujuan untuk menyelaraskan teori akademik dengan implementasi riset sel punca (stem cell) dan kanker di dunia nyata, sekaligus memperkuat jejaring antara institusi pendidikan farmasi dengan pusat riset unggulan tanah air.
Sambutan Hangat dan Visi Riset

Acara dibuka dengan pemutaran profil perusahaan SCCR dan APU, diikuti oleh serangkaian sambutan dari para tokoh pimpinan. Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si., Med., selaku Direktur SCCR, menyambut hangat rombongan dan menekankan pentingnya peran farmasi dalam pengembangan produk berbasis sel.
Sambutan juga diberikan oleh Prof. Dr. Denny Nugroho Sugianto serta perwakilan dari STIFAR, Dr. apt. Endang Dwi Wulansari, M.Si., yang mengapresiasi keterbukaan SCCR dalam membagikan ilmu kepada para akademisi.
Pendalaman Materi: Dari Nutrisi Presisi hingga Teknologi Vessel

Sesi ilmiah menjadi inti dari kunjungan ini. Para mahasiswa mendapatkan paparan materi dari para peneliti senior SCCR yang ahli di bidangnya:
- Dr. Faheem Ahmed Khan, PhD: Memaparkan materi mengenai “Precision Nutrition and Emerging Concepts”. Beliau menjelaskan bagaimana nutrisi individu memengaruhi fenotipe tubuh melalui mekanisme epigenetik dan mikrobiota.
- Risky Chandra Satria Irawan, S.Si, M.Biomed: Memberikan wawasan mendalam mengenai teknis riset sel punca.
- dr. Rita Agustina, M.Biomed: Menutup sesi presentasi dengan berbagi Product Knowledge terkait inovasi produk yang telah dikembangkan oleh SCCR.
Lab Tour: Melihat Langsung Dapur Inovasi

Setelah sesi materi, seluruh peserta diajak melakukan tour laboratorium yang dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Hal ini dilakukan agar mahasiswa dapat melihat secara intensif fasilitas canggih yang dimiliki SCCR.
Para mahasiswa tampak antusias berdialog dengan para staf ahli di laboratorium, menanyakan detail teknis mulai dari sterilitas ruangan hingga proses isolasi sel.
Penutup dan Foto Bersama

Kunjungan diakhiri dengan sesi foto bersama di lobi utama SCCR. Seluruh peserta dan tuan rumah kompak yang menjadi identitas semangat inovasi di SCCR.
Melalui kunjungan ini, diharapkan para mahasiswa Magister STIFAR Semarang membawa pulang wawasan baru yang dapat diimplementasikan dalam riset tesis mereka, serta memotivasi mereka untuk berkontribusi dalam industri farmasi berbasis sel punca di masa depan.
“Ilmu yang didapatkan hari ini sangat membuka mata. Kami melihat bahwa masa depan farmasi bukan hanya tentang obat kimia, tetapi juga terapi seluler yang sangat personal dan presisi,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.
Tentang SCCR Indonesia: Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia adalah pusat riset terkemuka yang berfokus pada pengembangan teknologi sel punca dan penelitian kanker untuk solusi medis masa depan.
